INkScape

Mengenal Inkscape, Aplikasi opensource pengolah vector grafis

Inkscape adalah sebuah perangkat lunak vector graphics editor yang bersifat Perangkat lunak bebas. Saat ini Inkscape masih dikembangkan dan dengan bantuan Gaussian blur sejak versi 0.45 telah mampu menghasilkan gambar SVG yang mutunya hampir sama dengan foto. Saat ini Inkscape belum mendukung animasi dan SVG fonts.
Inkscape dikembangkan terutama untuk Linux, namun bersifat cross-platform dan dapat dijalankan di bawah sistem operasi Microsoft Windows, Mac OS X, dan lain-lain. Lisensinya adalah GNU General Public License.
Inkscape dimulai pada tahun 2003 oleh Ted Gould, Bryce Harrington, Nathan Hurst, dan MenTaLguY, menggunakan bahasa pemrograman C++.
Pada tulisan ini, anda diasumsikan sudah menginstall aplikasi inkscape pada mesin anda. Untuk mendapatkan inkscape versi terbaru dapat di unduh dari situs resminya [http://inkscape.org]. Versi terbaru pada saat tulisan ini dibuat adalah 0.46.

Inkscape secara interface hampir mirip dengan corel draw, dari segi tata letak tool boox, button bar dan sidebar. Untuk versi terbaru, 0.46 sidebar sudah menyatu pada window samping kanan, tidak lagi lepas seperti pada versi sebelumnya (–0.45). Untuk informasi terbaru silakan kunjungi official sitenya disini.Color box diletakkan dibagian toolbar bawah untuk memudahkan drag n drop saat pewarnaan path.

Keunggulan Inkscpe antara lain:
– source codenya dibuka, kita bisa memodifikasi sesuai keinginan, {kalau mau and mampu sih..}
– hasil gambar vectornya lumayan lebih halus daripada corel {menurut saya loh}
– untuk gradasi dan masking juga lebih soft
– file hasil nya berexstensi *svg, yang bisa di preview lewat window manager, dan kalau di view gambarnya ga pecah..

Namun dibalik kelebihan inkscape, ada juga sedikit kekurangan yang mungkin akan diperbaiki di versi selanjutnya. Versi terbaru versi 0.46. Silakan cek di http://inkscape.org untuk informasi detilnya..
kekurangan inkscape:

– agak berat apabila gambar yang dibuat sudah komplek dan bermain gradasi dan masking, {semua aplikasi kayaknya juga seperti ini, jika gamba sudah komplek >> berat editingnya }
– belum bisa membaca dan mengedit file dengan ekstensi *cdr (milik corel draw), untuk file *.ai bisa dibuka tapi agak sedikit kacau, ini yang mungkin akan diperbaiki selanjutnya.
– Inscape lebih khusus ke vector ilustrator jadi untuk bitmap editing belum selengkap corel. Ada tambahan library untuk plugin effect >> image untuk tambahan bitmap editing

Download : http://www.inkscape.org/download/

Advertisements

GIMP, GNU Image Manipulation Program

GIMP

Logo the GIMP

GIMP, GNU Image Manipulation Program, adalah perangkat lunak yang diedarkan secara bebas dan dapat digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan seperti manipulasi foto, penggabungan gambar, dan pembuatan gambar.

GIMP mempunyai banyak kemampuan. GIMP dapat digunakan sebagai program menggambar sederhana, program manipulasi foto sekualitas pakar, sistem pemrosesan batch online, pembuat gambar secara massal, pengubah format gambar, dan lain-lain.

Plug-in dan ekstensi dapat ditambahkan dengan mudah. GIMP ditulis dan dikembangkan di bawah X11 dan platform UNIX, tetapi dapat juga berjalan di MS Windows dan Mac OS X.

Fitur dan Kemampuan GIMP

GIMP mempunyai fitur dan kemampuan yang dapat diandalkan untuk bekerja dengan gambar. Fitur dan kemampuan yang dimiliki GIMP antara lain:

  • Menggambar
    • paket lengkap perlengkapan menggambar, seperti: Brush, Pencil, Airbrush, Clone, dan lain-lain.
    • anti-aliasing kualitas tinggi karena menggunakan penyampelan sub-piksel untuk semua alat menggambar
    • editor gradient dan blend yang powerful
    • mendukung brush dan pola yang dapat disesuaikan oleh pengguna
  • Sistem
    • ukuran gambar hanya dibatasi oleh ketersediaan ruang disk
    • jumlah gambar yang dapat dibuka dalam satu waktu tidak terbatas
  • Manipulasi tingkat lanjut
    • dukungan penuh terhadap channel alpha
    • layer dan channel
    • undo/redo yang dapat dilakukan berkali-kali (hanya dibatasi oleh banyaknya sisa ruang disk)
    • layer teks yang dapat diedit
    • alat transformasi: rotate, scale, shear, flip
    • alat seleksi: rectangle, ellipse, free, fuzzy, intelligent
    • seleksi bezier dan poligon
    • seleksi yang dapat ditransformasi
    • quickmask untuk menggambar di seleksi
  • Animasi
    • membuka dan menyimpan animasi dalam format frame sebagai layer
    • dukungan terhadap MNG
    • navigator frame (dalam GAP, GIMP Animation Package)
    • Onion Skin (dalam GAP, GIMP Animation Package)
    • Bluebox (dalam GAP, GIMP Animation Package)
  • Penanganan file
    • format file yang didukung meliputi: bmp, gif, jpeg, mng, pcx, pdf, png, ps, psd, svg, tiff, tga, xpm, dan banyak lagi
    • membuka, menampilkan, mengkonversi, dan menyimpan ke bermacam-macam format file
    • impor/ekspor ke SVG
  • Ekstensibel
    • basis data prosedural untuk memanggil fungsi-fungsi GIMP dari program eksternal
    • kemampuan skripting tingkat lanjut (Scheme, Python, Perl)
    • plug-in yang memudahkan penambahan format file dan filter efek baru
    • telah tersedia lebih dari 100 plug-in

www.gimp.org

download : http://www.gimp.org/downloads/

CONTROL FLOW STATEMENTS JAVA

PENGKONDISIAN
Pengkondisian adalah pengontrol program dengan menggunakan operator bersyarat dengan kondisi yang telah ditentukan. Pada pengontrol alur program dengan pengkondisian ini terdapat dua macam cara yaitu dengan menggunakan if – else atau dengan menggunakan switch – break. Kedua jenis pengkondisian ini memiliki fungsi dan penulisan yang berbeda.
Pengkondisain dengan IF – ELSE
Pengontrol alur program ini akan mengatur setiap statement yang akan dikerjakan berdasarkan kondisi yang disyaratkan. Jika syarat yang ditentukan bernilai true maka statement pada blok true akan dijalankan tetapi apabilai bernilai false maka statement pada blok false yang dijalankan. Pengkondisian dengan if – else adalah pengrontrol alur program dengan menggunakan operasi boolean. Penulisan pengontrol alur program dengan menggunakan pengkondisian if – else adalah sebagai berikut :
if (<operasi boolean>){
….. // blok statement jika bernilai true
} else {
….. // blok statement jika bernilai false
}

Contoh penggunaan pengkondian dengan if – else :
int anka = 10;
if (angka >= 20){
String hasil = “Angkanya lebih dari 20”; // Jika bernilai True
} else {
String hasli = “Angkanya kurang dari 20”; // Jika bernilai false
}

Dari contoh di atas statemant yang dijalankan adalah blok setelah if (blok true) yaitu String hasil = “Angkanya lebih dari 20”;. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa apabila variabel angka bernilai lebih besar sama dengan 20 maka kondisinya adalah true dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan maka statement yang akan dijalankan adalah statement yang ada di blok true yaitu String hasil = “Angkanya lebih dari 20”; sedangkan apabila nilai variabel angka tidak memenuhi persyaratan yang disyaratkan (berkondisi false) maka blok statement yang dijalankan adalah blok setelah else yaitu String hasli = “Angkanya kurang dari 20”;.
Selain penggunaan if – else, Anda juga dapat menggunakan if – else – if untuk mengontrol program. Penggunaan if – else – if ini apabila persyaratan yang ditentukan lebih dari satu. Penulisan pengontrol alur program dengan menggunakan pengkondisian if – else – if adalah sebagai berikut :
if (<operasi boolean 1>){
….. // blok statement jika operasi boolean 1 bernilai true
} else if (<operasi boolean 2>){
….. // blok statement jika operasi boolean 1 bernilai false tetapi operasi boolean 2 bernilai true
} else {
….. // blok statement jika operasi boolean 1 dan operasi boolean 2 bernilai false
}

Pengkondisian dengan SWITCH – CASE
Pengontrol alur program ini akan mengatur setiap statement yang akan dikerjakan berdasarkan pilihan yang disyaratkan. Dengan kata lain, program akan menjalankan statement sesuai dengan nilai yang didapat. Pengkondisian dengan switch – case adalah pengontrol alur program dengan menggunakan operasi integer (byte, short, dan int). Penulisan pengontrol alur program dengan menggunakan pengkondisian swicth – case adalah sebagai berikut :
swicth (<ekpresi integer>){
case <nilai1> : <blok statement>; break;
case <nilai1> : <blok statement>; break;
case <nilai1> : <blok statement>; break;
case <nilai1> : <blok statement>; break;
default : <blok statement>; break;
}

Contoh penggunakan pengkondisian dengan switch – case
swicth (nilai){
case 1 : System.out.println(“Nilai = 1); break;
case 2 : System.out.println(“Nilai = 2); break;
case 3 : System.out.println(“Nilai = 3); break;
case 4 : System.out.println(“Nilai = 4); break;
default : System.out.println(“Nilai selain 1, 2, 3, dan 4); break;
}

Pada contoh di atas, apabila variabel nilai = 1 maka statement yang dijalankan adalah statement yang terdapat pada case 1 yaitu System.out.println(“Nilai = 1);.
Dari contoh-contoh di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa perbedaan antara pengkondisian dengan if – else dengan pengkondisian dengan switch – case adalah pada jenis data primitif yang digunakan. Pada pengkondisian if – else menggunakan operasi dengan data primitif adalah boolean, sedangkan pengkondisian switch – case menggunakan operasi dengan data primitif berupa integer (selain long).
LOOPING
Pengontrol alur program ini akan mengontrol program atau dijalankan sampai memenuhi nilai yang ditentukan. Dengan kata lain looping adalah menjalankan perintah yang sama berulang-ulang dan akan berhenti apabila syarat yang ditentukan telah dipenuhi.
Alur program ini biasanya digunakan untuk menuliskan beberapa proses yang sama dengan tidak perlu lagi menuliskannya berulang kali. Misalnya kita ingin menuliskan kata “Zahra Zakiyah Kaltsum” sebanyak 100 kali maka kita tidak perlu menuliskannya satu persatu, cukup dengan menggunakan alur program looping.
Ada beberapa cara melakukan pengontrol alur program looping yaitu dengan menggunakan for, while, dan do-while.
for
Perulangan (Looping) dengan for yaitu melakukan perulangan sampai syarat yang telah ditentukan terpenuhi. Looping for seringkali digunakan untuk iterasi sederhana dimana kita dapat mengulang blok pernyataan beberapa kali kemudian berhenti. Perulangan for ini akan selalu berjalan selama kondisi syarat bernilai true dan akan berhenti apabila kondisi syarat bernilai false. Penulisan pengontrol alur program dengan menggunakan looping for adalah sebagai berikut :
for(inisialisasi; test ; step){
blok pernyataan;
}

Contoh penggunaan looping for adalah sebagai berikut :
for(int x = 0; x < 10 ; x++){
System.out.println(“Perulangan ke : “+x);
}

Dari contoh diatas, blok pernyataan akan dijalankan selama nilai x lebih kecil dari 10. Dengan kata lain apabila nilai test adalah true maka blok pernyataan akan selalu dijalankan, dan apabila nilai test adalah false maka proses looping akan dihentikan.
while
Perulangan (looping) while digunakan untuk mengulang pernyataan atau blok pernyataan selama kondisi syarat dipenuhi (true). Apabila nilai kondisi syarat tidak dipenuhi (false) maka proses perulangan akan berhenti. Penulisan pengontrol alur program dengan menggunakan looping while adalah sebagai berikut :
while(syarat){
blok pernyataan;
}

Contoh penggunaan looping while adalah sebagai berikut :
int x = 1;
while (x<10){
System.out.println(“Perulangan dengan while ke : “ + x);
x++;
}

Dari contoh di atas, blok pernyataan akan dijalankan selama nilai x lebih kecil dari 10, dan akan berhenti apabila nilai z lebih besar atau sama dengan 10.
do-while
Perulangan do-while memiliki urutan yang terbalik dibandingan dengan while dan memiliki perbedaan utama yaitu pada do-while pernyataan dijalankan terlebih dahulu kemudian melakukan pemeriksaan kondisi syarat.
Penulisan pengontrol alur program dengan menggunakan looping do-while adalah sebagai berikut :
do {
blok pernyataan;
} while (syarat);

Contoh penggunaan looping do-while adalah sebagai berikut :
int x = 1;
do {
System.out.println(“Perulangan dengan do-while ke : “ + x);
x++;
} while (x<10);

Remote Komputer Dengan Bluetooth!!

Hari ni g tw mw Buat apa…
jadi Buat postingan z..
Peralatan yang d gunakan :
-Laptop dengan Ubuntu OS
-Bluetooth
-Program anyremote
-Hp yang ada Bluetoothnya(gw pke nokia 5200)

Cara Penggunaan:
-Install Program anyremote di komputer,bisa d unduh d sourceforge.net
-Install Program anyremote untuk Hp

Setelah Menginstal anyremote di keduanya…

-pasang bluetooth.kemudian koneksikan bluetooth dengan hp yang telah di instal anyremote

-lanjut postingan berikutnya………………

🙂

Go Open Source!!!!!!!!

Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)[1] adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun.[2]

Nama “Linux” berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]

Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,[4], dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) (seperti GNOME dan KDE), dan paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, dan Gnumeric.

Wikipedia.org